Minggu, 17 Juni 2018

Jaga asupan cair sebelum dan sesudah berlari


Menjaga asupan cairan sebelum berolahraga lari sama pentingnya seperti memperhatikan asupan makanan. Hal ini untuk memastikan tubuh tidak mengalami dehidrasi saat berlari.

Asupan cairan juga perlu dijaga setelah berlari. Tujuannya, supaya cairan tubuh yang hilang selama berlari melalui keringat dapat tergantikan.

Namun, berapa jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh sebelum dan setelah berlari?

Sebelum berlari Menurut pakar lari Aashish dan Vijay Alfa, seperti dikutip dari liputan6.com (2/2/2018), dua hingga tiga jam sebelum berlari cukup konsumsi 500 ml cairan. Selanjutnya, 15 menit menjelang lari minum lagi sebanyak 250 ml. Lengkapi pula dengan sarapan yang bernutrisi dan minum yang mengandung malt, vitamin & Mineral seperti MILO sebagai pendukung ativitas lari.

Walaupun begitu, usahakan jangan minum terlalu banyak sebelum berlari. Hal ini untuk menghindari Anda merasa kembung dan sering ingin merasa buang air kecil saat berlari.

Setelah berlari Sangat penting untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dari waktu selesai berlari hingga dua jam kemudian. Anda disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 1,2 sampai 1,5 liter cairan untuk mengganti setiap cairan yang keluar melalui keringat dan urine.contohnya, setelah berlari dan mengikuti event MILO Jakarta International 10K 2018, jangan lupa untuk membawa air putih.

Sebagai informasi, MILO Jakarta International 10K 2018 akan diadakan di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/7/2018). Ada lima kategori dalam event ini, yaitu 10K Open International, 10K Nasional, 10K Student, 5K Nasional, dan Family Run.

0 komentar:

Posting Komentar