Minggu, 24 Juni 2018

Tips mudah bagi pelari pemula sebelum ikut ajang lomba lari


Berolahraga menjadi salah satu kegiatan untuk melepas penat beraktivitas sehari-hari. Olahraga yang cukup mudah dilakukan ialah lari. Yap, dengan berlari
setidaknnya bisa menjaga tubuh tetap fit dan mampu menurunkan berat badan. Sangat cocok bagi kamu yang sedang diet.

Bila Anda juga tertarik untuk mencoba olahraga ini tapi sama sekali belum pernah menjajalnya, ada tips sederhana yang bisa coba diterapkan. Apalagi bagi kamu yang baru pertama kali mengikuti ingin lomba lari marathon pertama kali. Langkah-langkah berikut perlu diterapkan.

1. Metode berlari


Bila Anda baru pertama kali melakukan olahraga lari, kamu harus mengawali dengan berjalan kaki terlebih dahulu. Lalu, pelan-pelan kamu lari dengan santai. Cobalah lari selama 1 menit, lalu seimbangkan dengan berjalan 1 menit.

Setelah kamu merasa terbiasa dan mampu melakukan hal itu, tingkatkan durasinya lari menjadi 2 menit dan jalan tetap 1 menit. Lalu setelah mampu, tingkatkan lagi menjadi 3, 4, dan 5 menit lari dan interval jalan satu menit. Hal ini akan membantu kamu mudah menyesuaikan dan membiasakan diri berlari.

2. Fokus pada waktu


Dalam hal ini kamu perlu fokus pada waktu, ingat bukan jarak dan kecepatan. Bagi kamu pemula, kalau tidak fokus akan sangat berat saat berlari.

Dengan tidak menitikberatkan fokus pada kecepatan dan jarak, Anda bisa lebih fokus meningkatkan kemampuan lari serta menikmatinya.

3. Lakukan peregangan


Kamu bisa Bagi pelari pemula, latihan cross-training seperti angkat beban, yoga dan pilates sangat dianjurkan untuk meningkatkan kekuatan otot dan mempercepat proses pemulihan dari cedera terlebih dahulu bukan hanya ditujukan bagi pelari maraton. Pelari pemula juga perlu melakukan latihan tersebut agar lebih mudah pulih dan meningkatkan kekuatan otot. Kamu bisa latihan angkat beban misalnya. Hal itu bisa membantu kamu terhindar dari cedera. Adapun yoga dan pilates membantu melenturkan tubuh yang kaku.

Waktu istrihat juga sangat berperan Selain itu, bagi pelari pemula tetap memperhatikan waktu istirahat. Pelari pemula dianjurkan untuk Setidaknya membuat jadwal rutin. contohnya. Sebagai contoh tiga hari berlari, dan dua kali latihan cross-training, dan t. Tak lupa dua hari istirahat.

4. Berpikir positif


Sebagai pelari pemula kamu perlu melepas pikiran negatif. Artinya, bila pikiran negatif mulai muncul ketika kamu mulai berlari, kembalikan pikiran pada durasi tujuan yang telah kamu tentukan dan bayangkan kamu mampu mencapainya dengan perasaan bangga.

5. Persiapan


Sebagai pelari pemula beberapa tips itu perlu diterapkan. Jangan sampai, saat mengikuti ajang lomba lari, kamu malah cedera karena tidak berlatih sebelumnya.
Nah, bagi kamu yang akan di ikut lari MILO Jakarta International 10K 2018, ti. Tips tersebut bisa kamu jadikan senjata agar kamu bisa tetap fit saat mengikuti ajang tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar