Minggu, 15 Juli 2018

Tren peegasm tidak dianjurkan bagi wanita


Orgasme adalah saat dimana perasaan nikmat yang terjadi ketika sedang berhubungan seks. Bisa dikatakan kalau orgasme adalah tujuan akhir dari sebuah hubungan seks itu sendiri. Definisi kenikmatan orgasme tentu berbeda antara seorang pria dan wanita. Oleh karena itu topik ini menjadi pembicaraan yang menarik bagi anda dan pasangan anda.

Belakangan ini muncul tren terkait orgasme wanita yang konon bisa didapat tanpa harus berhubungan seks. Caranya sederhana, yakni dengan menahan pipis. Beberapa wanita mengklaim mereka mengalami sensasi orgasme kecil ketika buang air kecil usai menahannya beberapa waktu. Itu sebabnya tren ini dinamai peegasm.

Namun, para praktisi medis--terutama dokter--memperingatkan bahaya tren orgasme ini. Alasannya, tren ini bisa memicu infeksi saluran kemih yang menyakitkan, dilansir dari laman Daily Star.

Tren orgasme ini juga muncul dari sebuah tulisan di situs Reddit. Salah seorang pengguna akun media sosial itu mengatakan pasangannya mengalami sensasi orgasme setelah berkemih. Dan, metode itu dirasa berhasil.

"Pasanganku baru-baru ini mengatakan, bila dia menahan pipis untuk beberapa saat lalu kemudian pipis, dia sering merasakan sensasi orgasme yang merambat ke tulang punggung hingga kepala," tulis pria itu.

"Bila pasanganku melakukan gerakan kebalikan kegel saat pipis, orgasme itu bahkan lebih mungkin terasa," lanjutnya.


Ditanggapi para wanita

Tulisan itu segera mendapat tanggapan dari para wanita. Beberapa di antara para wanita itu mengaku bisa meraih klimaks dengan teknik yang sama.

"Iya, rasanya seperti sensasi pijatan di seluruh tubuh. Seringkali aku merasakannya ketika terbangun di malam hari untuk pipis," tulis salah seorang wanita.

Sementara wanita lain juga ikut berkomentar, "Aku merasakan hal serupa, tapi itu bukan benar-benar orgasme, hanya perasaan yang benar-benar menyenangkan."

Karena setiap orang itu berbeda -beda, meskipun banyak wanita yang juga merasakan kenikmatan dari hal tersebut, ada juga yang tidak. Jadi, meskipun ada perasaan menyenangkan saat mengalami peegasm, pakar kesehatan tidak menganjurkan hal ini untuk dilakukan. Karena kalau dilakukan terus menerus, nanti akan berubah menjadi rasa sakit dan perih karena bisa memicu infeksi pada saluran kemih.

0 komentar:

Posting Komentar