Rabu, 29 Agustus 2018

Beli Rumah Bekas tapi Ingin Terlihat Baru? Lakukan 4 Cara Ini!



Zaman sekarang semua serba mahal, apalagi rumah sebagai salah satu kebutuhan prioritas. Begitupula dengan pengantin baru yang ingin mandiri, rumah seakan impian yang sulit diwujudkan. Tapi, Anda tidak perlu khawatir karena Anda bisa beli bekas, lalu renovasi rumah tersebut sehingga kembali terlihat baru, asalkan menerapkan cara-cara berikut.

Ganti Pintu Baru

Selain mengubah warna cat rumah, kesan baru dari rumah hasil beli bekas bisa Anda peroleh dengan mengganti pintunya. Tapi, sebaiknya pastikan dulu kondisi pintu tersebut agar penggantiannya benar-benar tepat guna. Jika Anda termasuk keluarga besar, mengganti pintu berdaun satu dengan dua daun pintu merupakan salah satu langkah paling tepat.

Lagipula bagian rumah yang pertama kali dilihat adalah pintu, sehingga dengan mengganti daun pintu lama saat beli dengan daun pintu baru yang desainnya berbeda, maka bisa memberi kesan yang berbeda pula, yaitu seperti sensasi tinggal di rumah baru. Usahakan pula agar desainnya sesuai dengan keseluruhan desain eksterior yang sudah ada.

Menambah Pencahayaan Ceiling

Banyak perubahan yang bisa anda rasakan hanya dengan menambah pencahayaan pada ceiling atau plafon. Caranya yaitu dengan menambah kuantitas gordyn, mengganti jenis bohlam lampu dengan yang lebih unik dan terang, melepas filter cahaya, atau semacamnya.

Ruangan yang bertambah terang mempengaruhi suasana dalam dan luar rumah. Meski cat tembok rumah tidak diubah karena kondisinya yang masih baik, sensasi tinggal di rumah baru bisa Anda rasakan dari rumah bekas ini.

Finishing Ulang Ubin

Jika Anda mendapati retak-retak pada lantai keramik yang digunakan, sebaiknya segera ganti karena bisa membahayakan penghuni rumah, khususnya anak-anak. Retakan tersebut bisa membesar kapan saja dan pecahannya bisa melukai mereka. Sama halnya jika lantai rumah Anda berupa lantai parquet yang mengaplikasikan material kayu sebagai bahan utamanya.

Jika rumah bekas yang Anda beli sudah lama tidak berpenghuni, segera cek kondisinya. Lantai jenis ini memerlukan perawatan lebih intensif daripada lantai keramik. Bagaimana jika kondisinya masih baru karena pemilik lama selalu melakukan perawatan rutin tiap tahunnya? Jika demikian yang terjadi, Anda hanya perlu memberi cairan pemoles agar terlihat baru.

Perbaiki Tembok Ruangan

Ambalan atau rak dinding dan bingkai foto selalu membutuhkan paku untuk membuatnya menempel di dinding atau tembok ruangan. Hal seperti ini kemungkinan besar Anda temui juga dari ruamh bekas yang baru dibeli.

Oleh karena itu, penting untuk Anda segera merapikan kembali tembok ini lagi dengan memperbaikinya. Pastikan lubang ini hilang dan Anda bisa melapisinya dengan warna cat yang berbeda. Alternatif lainnya adalah dengan menempatkan dekorasi atau hiasan dinding untuk menutupi lubang tersebut.

Renovasi rumah akan memberi hasil memuaskan jika Anda melibatkan layanan atau jasa renovasi. Salah satunya yang berpengalaman dan mampu menyelesaikannya dalam waktu singkat adalah Sejasa. Cara termudah untuk menghubunginya adalah dengan membuka laman sejasa.com.

Selasa, 07 Agustus 2018

Bayi Anda Terserang Penyakit Kuning? Ini Cara Mengatasinya!


Setidaknya, 50% dari bayi yang dilahirkan rentan terkena penyakit kuning. Namun, dalam keadaan normal, bilirubin yang jadi penyebab penyakit kuning terjadi akan menurun seiring bertambahnya usia si kecil. Tapi bagaimana yang tidak? Nah, jika keadaannya sudah seperti ini, Anda harus cari cara mengatasinya yang tepat. Seperti apa? Cek di sini!

1. Berikan ASI Lebih Sering


Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sakit kuning pada bayi adalah dengan lebih sering memberinya ASI. ASI yang cukup akan membuat sistem imun si kecil lebih baik sehingga serangan bilirubin yang berasal dari sel darah merah si kecil bisa dikurangi. 

Tapi, bagaimana kalau si kecil tidak menyusu ASI? Tentu saja Anda harus menggantinya dengan susu formula terbaik. Meski susu formula tak sebaik ASI dalam pemenuhan gizi, namun juga bisa membantu menjadikan imun si kecil lebih baik. Anda bisa dapatkan berbagai susu fomula di Orami dengan harga terbaik melalui promo kemerdekaan darinya.

2. Menjemur Bayi


Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi penyakit kuning yang dialami si kecil adalah dengan menjemur bayi antara 30 menit sampai 1 jam setiap paginya. Ini adalah penanganan fisiologis terbaik karena matahari pagi akan memberi vitamin D yang cukup untuk si kecil guna menghilangkan penyakit kulit dari tubuhnya.

3. Terapi Sinar


Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mengobati bayi yang terkena sakit kuning adalah dengan menggunakan terapi sinar. Namun, terapi sinar ini hanya bisa dilakukan oleh pihak rumah sakit dengan bantuan fototherapi. Bayi Anda nantinya akan diletakkan dalam box bayi guna penyinaran tubuhnya selama waktu yang telah ditentukan.

4. Jangan Membuat Bayi Dehidrasi


Bayi yang terkena penyakit kuning tidak boleh mengalami dehidrasi. Sebab, hal ini akan memperparah penyakitnya. Oleh sebab itu, sebaiknya terus berikan ia ASI atau susu formula selama 3 hingga 4 jam sekali. Kalau Anda ingin mendapat susu formula dengan harga terjangkau untuk si kecil, cari di  marketplace yang berikan promo kemerdekaan, ya!

5. Tindakan Medis


Jika cara di atas ternyata tetap tak mampu menyembuhkan si kecil dari penyakit kuning, Anda harus mengambil tindakan medis untuk ini. Bawalah si kecil ke rumah sakit untuk pengecekan bilirubinnya. Nantinya, dokter akan mengambil kesimpulan langkah apa yang diambil. Termasuk mungkin transfusi darah untuk si kecil.

Penyakit kuning pada bayi memang banyak dianggap sepele oleh kebanyakan masyarakat. Padahal, hal ini tak boleh diremehkan. Bayi yang terkena penyakit kuning biasanya akan lebih rentan dengan penyakit yang membahayakan. Selain itu, bayi juga bisa terkena gangguan otak. Tak mau hal ini terjadi pada buah hati, kan? Atasi dengan cepat kalau begitu!