Selasa, 15 Oktober 2019

Bronkitis


Anda sudah pernah mendengar penyakit bronkitis kan? Lebih lengkapnya bronkitis adalah penyakit perdangan yang terjadi pada saluran utama pernapasan atau bronkus. Bronkus berfungsi sebagai saluran yag membawa udara dari dan menuju paru-paru. Seseorang yang menderita bronkitis biasanya ditandai dengan munculnta gejala batuk yang berlangsung selama satu minggu bahkan lebih. Umumnya bronkitis terbagi menjadi dua tipe yaitu:

  • Bronkitis kronis tipe ini biasanya dialami oleh orang dewasa berusia 40 tahun ke atas. Bronknitis kronis dapat berlangsung hingga 2 bulan, dan merupakan salah satu penyakit paru obstruktif kronis.
  • Bronkitis akut. Kondisi ini umumnya dialami oleh anak anak. Bronkitis tipe akut biasnay pulij dengan sendirinya dalam waktu satu minggu hoingga 10 hari, Namun batuk yang dialami bisa berlangsung lebih lama. 
Jika Bronkitis memburuk dan dibiarkan tanpa pengobatan, penyakit ini berpotensi menimbulkan komplikasi berupa pneumonia adalah perdangan pada satu atau kedua kantung paru-paru. Seseorang yang sudah mencapai tahap ini akan merasakan gejala berupa:

  1. Nyeri dada ketika batuk bahkan bernapas.
  2. Badan terasa lelah.
  3. Penurunan kesadaran, dan juga linglung
  4. Mual dan muntah.
  5. Diare. 

Penyebab dan gejala Bronkitis 

Gejala bronkitis adalah batuk, yang juga disertai sesak napas serta sakit tenggrokan. Pada kasus yang parah, batuk dapat menyebabkan nyeri dada bahkan penurunan terhadap kesadaran. Bronkitis disebabkan oleh infeksi virus, dan lebih rentan menyerang peroko dan oranhg dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko seseorang terkena bronkitis, antara lain:

  • Sering terpapar zat-zat berbahaya, seperti ammonia dan debu.
  • Tidak menerima vaskin influenza dan pneumonia
  • Berusa dibawah 5 tahun atau lebih dari 40 tahun. 

Pengobatan Bronkitis 

Bronkitis ringan bisa dilang dnegan sendirinya. Namun jika kondisinya cukup berat, bronkitis harus diatasi dengan obat-obatan. Untuk membantu pengobatan, disarankan untuk banyak meminum air putih dan istirahat yang cukup. Bronknitis dapat dicegah dengan beberapa cara, lain, Menghindari rokok, menerima vaksin fly dan peneumonia, menjaga kebersihan dan selalu mencuci tangan setiap usai beraktivitas, mengenakan masker untuk menhindari paparan senyawa berbahaya. 

Dalam pengobatan bronkitis, bisanya dokter memberikan Anda obat yang sudah disesuaikan dengan gejala dan jenis bronkitis yang Anda alami. Obat obatab yang diresepkan meliputi Pereda nyeri, bronkodilator atau obat-oabatan yang dapat membantu membuka salieran napas, antibiotic, obat ekpektoran untuk membantu mengeluarkan atau mengencerkan dahak. Hingga obat penekan rangsangan batuk jika sudah tidak ada lendir di saluran pernapasan Anda. Selain gaya hidup sehat doket akan meresepkan beberapa jenis obat yang membantu mengurangi gejala.

  1. Antibiotik: obat ini tidak begitu bekerja pada bronkitis, tapi dokter mungkin memberikannya untuk mencegah resiko infeksi bakteri jika kekebalan tubuh rendah. 
  2. Obat batuk: jika terlalu banyak batuk bisa bisa melukai tenggorokan dan juga bronkus, apalagi jika batuk menggangu tidur, Anda perlu minum obat batuk.
  3. Jika anda alergi, asma, atau penyakit paru obstrukttif kronik (PPOK) doker mungkin menyarankan inhaler atau obat lain untuk mengurangi radan dan membuka jalur yang menyempit pada paru-paru.
Jika Anda terkena bronkitis kronis, penting untuk menjalani rehabilitasi, terapi ini akan menyediakan program latihan pernapasan yang mengajarkan cara bernapas dengan lebih mudah dan meningkatkan kemampuan fisik atau berolah raga. Disertai minum air putih yang banyak, makan buah nanas dan teh jahe dan berkumur dengan air garam. 

0 komentar:

Posting Komentar