Sabtu, 16 November 2019

Ikuti 4 Tips Ini Agar Toko Kelontong Anda Makin Ramai


Bisnis toko kelontong tentu saja bisa memberikan hasil yang cukup memuaskan. Bagaimana tidak, setiap harinya ada saja pembeli yang berkunjung membeli kebutuhan sehari-hari di toko kelontong terdekat. Dengan begitu, untung yang didapat pastinya tidak sedikit dan bisa mendapatkan omset hingga jutaan rupiah. Tentu, nominal tersebut sangatlah menggiurkan, bukan?

Namun, hal tersebut tentu belum berlaku untuk Anda yang baru memulai bisnis toko kelontong. Anda harus melakukan promosi sebaik mungkin, agar toko kelontong Anda ramai pengunjung. Lalu, bagaimana cara mempromosikan toko kelontong tersebut? Simak rangkumannya berikut ini.

1. Lokasi yang strategis

Langkah pertama yang bisa dilakukan yaitu memilih lokasi yang strategis untuk toko kelontong Anda. Lokasi yang strategis membantu pembeli menemukan toko Anda dengan mudah. Selain itu, toko Anda juga akan lebih mudah dijangkau sehingga pembeli tidak perlu melalui jalan-jalan sempit yang sulit dilewati.

2. Menata barang-barang dagangan

Susunan barang dagangan yang rapi, tentu saja bisa menarik minat pembeli untuk berbelanja di toko Anda. Pastikan, barang-barang tersebut tertata dengan rapi pada rak atau etalase yang terpampang di bagian depan toko. Tidak hanya itu, pastikan juga Anda menjaga kebersihan di sekitar toko agar pembeli semakin betah untuk berbelanja.

3. Memaksimalkan pelayanan

Pembeli adalah raja karena itu Anda harus bersikap ramah dan sopan sebagai penjual agar nantinya pembeli tersebut semakin sering berkunjung ke toko Anda. Belum cukup sampai disitu, memberikan hadiah untuk pembeli yang sering berbelanja di toko kelontong Anda juga merupakan salah satu pelayanan terbaik. 

4. Promosi lewat media sosial

Terakhir, Anda bisa mempromosikannya melalui media sosial. Anda bisa membuat iklan dengan menyertakan bahwa toko kelontong Anda menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga. Dengan begitu, banyak pembeli yang akan tertarik dengan promosi Anda tersebut.

Itulah beberapa tips yang bisa dicoba agar toko kelontong Anda bisa laris manis dan didatangi banyak pembeli. Semoga bermanfaat.

Kamis, 07 November 2019

Mengenal SSL & Kegunaan SSL Untuk Website


Untuk mengamankan data pemilik ataupun pengunjung website diperlukan sebuah sebuah teknologi enkripsi yang biasa disebut dengan Secure Socket Layer atau SSL.

SSL atau Secure Socket Layer adalah cara sebuah situs web membuat sambungan aman dengan browser web pengguna. Setiap kali seorang surfer web mengunjungi situs yang aman yang menggunakan teknologi SSL, menciptakan sebuah link yang terenkripsi antara sesi browser mereka dan web server. SSL adalah standar industri untuk komunikasi web yang aman dan digunakan untuk melindungi jutaan transaksi online setiap hari.

SSL Certificate menggunakan sesuatu yang disebut public key cryptography. Jenis kriptografi khusus ini memanfaatkan kekuatan dua kunci yang merupakan rangkaian panjang angka-angka yang dihasilkan secara acak. Diantaranya ada private key dan satu disebut public key. Public key akan mengidentifikasi server Anda dan akan berada di domain publik. Fungsinya key ini dapat digunakan untuk mengenkripsi file apa pun yang akan anda kirim. Sementara Private key akan mengunci dan mengenkripsi file apapun yang akan anda terima.

SSL pun punya banyak jenis dibedakan menurut kebutuhan keamanan SSL masing-masing website. 

1. Extended Validated SSL (EV SSL)

EV SSL memiliki keamanan tingkat tinggi dan sangat direkomendasikan bagi bisnis online Anda, terutama website e-commerce. Ciri EV SSL ini adalah dengan tertulisnya nama bisnis Anda dengan warna hijau pada URL bar di dekat nama domain. EV SSL mengharuskan pemilik domain untuk memverifikasi kepemilikan domain dengan beberapa dokumen legal. Hal ini karena biasanya SSL ini digunakan bagi mereka yang memiliki badan usaha terpercaya seperti PT, CV, dan Departemen Negara.

2. Domain Validated SSL (DV SSL)

SSL ini sangat direkomendasikan bagi SMB (bisnis berkembang) yang membutuhkan solusi dengan harga yang terjangkau. Sertifikat SSL level DV ini hanya memerlukan kepemilikan domain, yakni validasi DNS atau email. DV SSL hanya akan menampilkan informasi bahwa website Anda adalah website yang aman dan terenkripsi. Jadi, tidak disarankan bagi e-commerce untuk menggunakan SSL level ini. DV SSL cocok digunakan pada website testing atau situs internal bisnis Anda. Apabila Anda menggunakan sertifikat ini, penanda bahwa domain telah aman adalah dengan HTTPS dan gembok warna hijau.

3. Organization Validated SSL (OV SSL)

SSL ini sejatinya sama seperti DV SSL. Namun, pemilik domain harus melakukan verifikasi dengan menunjukkan bukti kepemilikan dan legitimasi domain. Artinya, penerbit sertifikat atau CA (Certificate Authority) seperti GeoTrust, Comodo, dan lain-lain akan memastikan bahwa domain tersebut telah terdaftar dengan informasi nama bisnis, lokasi, dan informasi legal lainnya. OV SSL biasanya digunakan pada website perusahaan agar tampak lebih aman dan terpercaya bagi visitor. Apabila Anda menggunakan sertifikat ini, penanda bahwa domain telah aman adalah dengan HTTPS dan gembok warna hijau.

Ada banyak vendor yang menjual SSL Murah di Indonesia, salah satunya adalah gudangssl.id. Gudangssl menjual certificate SSL Indonesia dengan harga yang murah dan juga pilihan yang lengkap.